review Cin(T)a the movie

indonesian movie atau film indonesia kali ini yang akan gw review adalah Cin(T)a the movie dengan slogan GOD is a director.

cinta the movie

Pertama kali pengen ntn film ini gara2 account blitzmegaplex ngasih link terus muncul di HOME facebook gw.. nah, setelah gw klik, gw liyad trailernyah.. hmmm… Nampak menarik… tentang perbedaan agama gitu.. Nah, jumat kemarin gw nonton lah tuh film di blitzmegaplex PVJ bandung, pertama2 nyah sih, okey jugaa… bagus lahh.. nah menuju akhir, gw bingung, ini film cerita tentang apaan yaa??? Maksudnya kesimpulan dari film ini gw gag ngerti!!

Topik utama-nya sih gw ngerti, klo film ini menonjolkan tentang perbedaan agama yang ada di Indonesia dan berlatar belakang mahasiswa arsitek ITB, terutama pasangan berbeda agama Kristen dengan islam, yang memang tokoh utama film ini bercerita tentang Cina (Sunny Soon), pemuda keturunan Tionghoa. mahasiswa baru arsitektur ITB yang brilian dari Tapanuli. Seorang Kristen yang taat. Dan Annisa (Saira Jihan), aktris, juga senior Cina di kampus. Berasal dari keluarga Jawa yang kental dengan unsur Islam. Pada pertemuan pertama Cina langsung meremehkan bahwa kecantikan berbanding terbalik dengan kepandaian, juga menyebutkan bahwa IPK Annisa paling-paling hanya 2,1. Walau ternyata memang benar tebakan IPK tersebut..Tetapi akhirnya, mereka malah membahas atheis, cina bilang, lebih baik ga usah ada agama di dunia ini sehingga gakan ada perbedaan dan peperangan.. dan dia pun rela pindah agama ke islam demi cinta, dan akhirnyah pun gantung begitu saja.. hmmmm…..

Gatau penafsiran gw yang kurang terhadap film atau emang film ini emang sengaja di buat tanda tanya (?)  agar setiap penonton memikirkan sendiri akhir kisahnya.. dan sampai sekarang pun gw masih bertanya-tanya… heuheuhue…

Mengenai adegan film cin(ta) ini, Hampir sebagian besar adegan di film ini memang terfokus pada tokoh Cina dan Annisa saja–disorot secara close-up dan fokus pada objek-objek seperti jari, semut, apel, dan lain sebagainya. Pengambilan adegan seperti ini diperkuat dengan adanya musik latar yang sesuai dan dialog-dialog yang keren oleh homogenic. Memang, salah satu kekuatan utama dari film ini adalah dialog antar tokoh-tokohnya. Di awal hingga pertengahan film kita akan disuguhi dengan dialog yang mengalir, cerdas, lucu, dan membuat terpukau seperti hukum newton dan arti ayat-ayat annisa di Al-Quean . Tak jarang bisa membuat tersenyum simpul hingga tertawa ngakak. Menjelang klimaks dan akhir, dialog-dialog yang lebih suram dan melankolis, sehingga membingungkan penonton awam seperti gw, gatau nih klo anak ITB ataupun Arsitek.

Poko-nya klo lo mau nonton, nonton aja film independen yang masuk kelas festival, dan hanya di putar di blitzmegaplex.. oia, klo beli tiket film ini minimal 2 buah, bakalan dapet voucher popcorn salt ukuran small..

Happy watching ^_^

7 thoughts on “review Cin(T)a the movie

  1. Pingback: world list

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge