June 21, 2009 InDhRy 6 Comments
film indonesia yang mendidik dan berbobot, jangan lupa buat nonton di bioskop kesayangan anda. dan resensi film indonesia garuda di dadaku adalah seperti dibawah ini :
SETIAP manusia tentu mempunyai cita-cita. Bayu, tokoh utama film ini punya keinginan yang sederhana. Ia ingin menjadi pemain sepakbola yang andal.
Sedemikian merasuknya cita-cita itu, Bayu pun bermimpi bermain bal-balan bersama ayahnya yang telah meninggal dunia. Ayah Bayu memang pernah menjadi pemain sepak bola, sebelum bekerja sebagai sopir taksi.
Sayangnya, cita-cita Bayu menjadi pemain bola ini ditentang sang kakek, Usman (Ikranegara). Usman selalu mengatakan, menjadi pemain sepakbola berarti memilih hidup miskin. Bahkan, ia tak akan mengakui Bayu sebagai cucu , jika Bayu nekat menjadi pemain bola.
Di tengah upaya kakek Usman mendidik Bayu menjadi orang sukses lewat beragam kursus, Bayu justru bertemu dengan Johan (Ari Sihasale), pelatih sekolah sepakbola Arsenal di Jakarta. Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi perjalanan panjang Baju untuk masuk menjadi tim sepakbola nasional yang memakai seragam berlambang garuda di bagian dada.
Sebagai film anak-anak, Garuda di Dadaku mencoba membangkitkan semangat cinta Indonesia melalui sepakbola. Penonton akan mudah tergiring ke suasana patriotik ketika menyaksikan adegan Bayu yang mengenakan seragam tim nasional berdiri di tengah lapangan berumput hijau.
Tak lupa, sindiran terhadap pemangku pemerintahan juga terselip dalam film ini. Ambil contoh, adegan yang menceritakan kesulitan Bayu dan rekannya mencari lapangan sepakbola untuk berlatih.
Akting aktor cilik pendatang baru Emir yang memang memiliki kemampuan memainkan si kulit bundar membuat ‘Garuda di Dadaku’ menjadi lebih nyata. Ditambah dukungan dari aktor-aktris kelas wahid seperti Ikranagara dan Maudy yang membuat kualitas film ini patut mendapat acungan dua jempol.
Tak hanya memuat unsur perjuangan seorang bocah untuk menggapai mimpinya, nilai-nilai persahabatan juga ditanamkan lewat hubungan Bayu dengan Heri. Meski mempunyai hambatan berupa cacat fisik, Heri mampu berperan sebagai sahabat sekaligus manajer Bayu. Film Garuda di Dadaku bakal diputar serentak pada 18 Juni mendatang, sesuai dengan masa liburan sekolah.
Durasi: 1 jam 30 menit
Genre: Anak-anak
Dirilis: 18 Juni 2009
Director: Ifa Isfansyah
Pemain: Emir Mahira, Aldo Tansani, Marsha Aruan
yang mau soundtract film garuda di dadaku, klik SOUNDTRACK GARUDA DI DADAKU
Aldo Tansani, Emir Mahira, film indonesia, film indonesia : Garuda di dadaku, Marsha Aruan, resensi Garuda di dadaku, soundtract garuda di dadaku indonesian movie
[...] yang mau liat resensi atau sinopsi film indonesia garuda di dadaku, klik aja SINOPSIS GARUDA DIDADAKU. [...]
saya belum nonton sih tapi setelah baca resensi nya disini jadi tertarik mo nonton.kelihatannya bagus nih film.
film garuda didadaku bisa dibilang merupakan pelajaran bagus betapa kita walaupun sbg orang ga boleh memaksakan kehendak kita sendiri tp kita jg harus mendengarkan n mengikuti yg menjadi keinginan anak…
Itu film "Merah Putih" agaknya bagus..
Semacam ini, namun lebih patriotik.
Strange isnt it the media nobody wants to talk about what Obama did when he was in the Muslim school in Indonesia. thanks…
wat are you talking about?? ThIS IS INDO LANGUAGE!!, NOT ENGLISH!
Bagus loh filmnya!! Cepet nonton gan….